Selasa, 29 Mei 2012

Masyarakat Solo Meneolak Kekerasan, Terorisme dan Radikalisme

Warga Solo Bersama Selamatkan Anak Bangsa
Masyarakat Solo bersama-sama menolak segala bentuk kekerasan, terorisme dan radikalisme
Ciptakan Solo Kota Damai sebagai Kiblat daerah-daerah lain

Selasa, 22 Mei 2012

Pekan Depan, Umar Patek Sampaikan Pembelaan


Jakarta, Terdakwa kasus terorisme Hisyam bin Ali Zein alias Umar Patek pada Senin depan (28/05) akan menyampaikan pembelaan atau pledoi atas tuntutan hukuman penjara seumur hidup yang diajukan jaksa penuntut umum.

Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Barat hari ini meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Umar Patek karena keterlibatannya dalam rangkaian pemboman di Bali dan pemboman di sejumlah gereja.

Menurut Jaksa Penuntut Umum Bambang Suharyadi, Umar Patek secara sadar merencanakan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain karena ikut serta dalam rangkaian aksi pemboman di Paddy's Pub dan Sari Club, Jalan Legian, Denpasar, Bali, yang menewaskan 192 orang pada 12 Oktober 2002.

Umar Patek, kata jaksa, juga terbukti terlibat dalam peledakan enam gereja pada 24 Desember tahun 2000, memalsukan paspor untuk berangkat ke Pakistan bersama sang istri, dan menggunakan bahan peledak tanpa hak.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Encep Yuliardi itu jaksa juga menyatakan bahwa tindakan Umar Patek telah mengganggu stabilitas negara, serta menimbulkan penderitaan bagi korban dan keluarga. 

Senin, 21 Mei 2012

Umar Patek Dituntut Hukuman Seumur Hidup


Jakarta, Terdakwa kasus bom Bali I, Umar Patek dituntut hukuman penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Patek dinilai terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana terorisme.

"Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana kepada Umar Patek dengan pidana penjara seumur hidup," tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Suharyadi di PN Jakarta Barat, Jakarta, Senin (21/05).

Dalam tuntutannya, Bambang menyatakan, lelaki kelahiran Pemalang, Jawa Tengah ini, didakwa dengan dakwaan berlapis.

Pada dakwaan pertama, Patek diduga turut memasukkan senjata api dari Filipina ke Indonesia. Kedua, terkait dugaan memberikan bantuan pada Dulmatin, Warsito, dan Sibgoh untuk melakukan uji coba tiga pucuk senjata M16.

Ketiga, Umar dianggap dengan sengaja dan terencana merampas nyawa orang lain, yaitu sebagai salah satu pelaku Bom Bali I yang mengakibatkan tewasnya 192 orang. Bom tersebut meledak di tiga lokasi, yaitu sebelah selatan kantor Konsulat Amerika Serikat, Denpasar, di dalam Paddy's Pub, dan di depan Sari Club, Denpasar, pada tanggal 12 Oktober 2002.

Keempat terkait pemalsuan paspor atas nama Anis Alawi Jafar. Paspor tersebut digunakan untuk berangkat ke Lahore, Pakistan, bersama sang istri, Fatimah Zahra.

Patek juga menjadi otak serentetan aksi bom gereja pada malam Natal medio Desember 200 lalu.

Ia pun dijerat dengan Pasal 15 jo Pasal 9, Pasal 13 huruf C UU No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.(FaktaPos.com)

Selain itu, ia juga didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 266 Ayat (1) dan Pasal 266 Ayat (2) KUHP tentang pemalsuan dokumen dan Pasal 1 Ayat (1) UU 12/1951 tentang Penggunaan dan Kepemilikan Bahan Peledak Tanpa Izin. (*/ian)

Jumat, 18 Mei 2012

Pemerintah Jangan Remehkan Radikalisme


Komisi I DPR RI memperingatkan pemerintah agar tidak meremehkan paham radikalisme di Indonesia yang semakin marak dan menghawatirkan pasca-reformasi.

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin, menilai pemerintah pun terkesan tak serius menangani paham yang berpotensial menjadi terorisme itu.

"Lihatlah program deradikalisme yang didengung-dengungkan pemerintah selama ini, nyaris tak terdengar lagi, cuma hangat-hangat tahi ayam," kata Hasanuddin dalam siaran persnya, Kamis (17/5/2012).

Menurut Hasanuddin, padahal ada dua hubungan mendasar dalam teori Tranformasi dari Radikalisme Menuju Teroris.

Pertama, terbentuknya "kondisi juang" sebuah perlawanan. Pada kondisi ini, mereka berjuang lewat opini hingga politik agar pemerintah, khususnya aparat keamanan, semakin toleran terhadap radikalisme.

Semakin toleran aparat pemerintah terhadap radikalisme, maka semakin luas kondisi juang yang dibentuk, dan tidak mustahil akan terbentuk daerah radikal. "Sekarang pentahapan ini sudah berhasil dibeberapa daerah di Indonesia," ungkapnya.

Kedua, yakni orang-orang berpaham radikalisme itu sangat potensial untuk direkrut menjadi teroris. "Menurut data, tingkat kerelaan menjadi martir dari kelompok radikal yang kemudian menjadi teroris, menduduki angka paling tinggi," ujarnya.

Karena itu, lanjut Hasanuddin, jangan berharap teroris di Indonesia akan habis. selama radikalisme tak ditangani dengan serius.

"Apalagi pemerintah sekarang cenderung bersikap toleran, bahkan kooperatif terhadap sikap-sikap radikalisme. Kalau ini terus dibiarkan, tidak mustahil dalam dekade 10 hingga 15 tahun ke depan, Pancasila, plurarisme, dan bahkan NKRI hanya tinggal cerita," tukasnya.

Kamis, 17 Mei 2012

Polisi: Ledakan Bom di Maluku Tengah Cuma Provokasi Jelang Pilkada


Jakarta. Bom rakitan yang meledak di 3 lokasi di Maluku Tengah dinilai hanya sebuah bentuk provokasi. Karena saat ini Maluku Tengah akan menggelar Pilkada putaran kedua.
"Kebetulan di Maluku Tengah ini akan dilaksanakan pilkada putaran kedua. Jadi itu provokasi," kata Kabid Humas Polda Maluku AKBP Johanis Huwae saat dihubungi detikcom, Kamis (17/5/2012).

Johanis mengatakan pilkada putaran kedua rencananya akan digelar pada tanggal 23 Mei. Namun dari dua pasangan calon tidak sepaham dengan rencana tersebut.
"Ada salah satu kandidat maunya nanti diadakan setelah MTQ selesai. Tapi yang satu lagi maunya sebelum MTQ," ujarnya.

Menurut Johanis, bom rakitan itu sengaja diledakkan untuk memprovokasi masyarakat agar berkumpul dan bentrok. Namun masyarakat Maluku Tengah sudah tak mau terpengaruhi lagi dengan provokasi-provokasi yang berakhir chaos.
"Kita masyarakat Ambon khususnya Maluku Tengah sudah sadar tentang hal itu. Kita tidak mau lagi orang luar mengganggu dan menggoyang kita," jelasnya.

Karena itu, lanjut Johanis, situasi Maluku Tengah pasca ledakan tersebut masih kondusif dan aman. Polisi dan TNI tengah bersiap-siap dalam pengamanan Pilkada putaran kedua nanti.
"Semuanya kondusif dan aman. Seluruhnya nanti dikerahkan untuk pelaksanaan Pilkada. Ada Brimob, dari TNI. Kita maunya situasi aman terus," ungkapnya.

Sebelumnya sekitar pukul 07.00 WIB, Kamis (17/5), bom rakitan meledak di 3 tempat di Maluku Tengah. Tiga tempat tersebut yakni depan rumah Ketua PKS Maluku Tengah, depan rumah Bupati Maluku Tengah, dan di depan kantor DPRD. Tidak ada korban jiwa atau pun korban luka akibat kejadian ini.

Selasa, 15 Mei 2012

Daftar Situs yang Diblokir Menkominfo


Menkominfo Tifatul Sembiring menyatakan dukungannya terhadap program 'Stop Illegal Downloading', khususnya karya-karya musik anak negeri. Hal ini disampaikan Tifatul terkait langkah musisi Ahmad Dhani yang melapor ke DPR RI, Senin (15/5/2012). 
"Sejak tahun lalu kami sudah aktif menjalankan langkah-langkah untuk stop down loading musik, setelah bertemu dengan beberapa pencipta lagu dan pengusaha content provider," ujar Tifatul. 

Menkominfo juga menjelaskan pertemuan itu dihadiri oleh sejumlah tokoh musik nasional seperti Sam Bimbo, Acil, Titiek Puspa, James Sondakh, Giring Nidji, Geisha dan masih banyak lagi. Mereka sepakat menjalankan tiga langkah untuk secara bertahap mengurangi pengunduhan ilegal lagu-lagu milik musisi Tanah Air.

"Ada tiga langkah yang kita sepakati waktu itu, pertama kampanye stop illegal downloading, kedua proses blokir terhadap situs yang melakukan pembajakan musik, dan terakhir melakukan penegakan hukum bagi pelakunya," tegas Tifatul.

Berkoordinasi dengan para operator, Kominfo juga telah memblokir sejumlah situs yang dinilai berkontribusi dalam aktivitas download lagu ilegal.

"Untuk musik memang harus ada aduan (illegal downloading), baru diblok. Berbeda dengan pornografi (illegal content). Mas Ahmad Dhani bisa lapor lagu beliau mana yang didownload secara ilegal," terang Tifatul.

Terakhir, Tifatul memberikan tips jika pencipta lagu merasa dirugikan dapat melapor ke polisi, Kominfo atau Kemenkumham. Dia menjanjikan semua laporan akan ditindaklanjuti. 

Berikut adalah nama-nama situs download musik yang katanya telah diblokir oleh Menkominfo Tifatul Sembiring:
  1. gudanglagu.com
  2. gudanglagu.net
  3. mp3gratis.net
  4. mp3lagu.com
  5. warungmp3.com
  6. pandumusica.info
  7. musik-corner.com
  8. mp3bos.com
  9. mp34shared.com
  10. musik-flazher.com
  11. index-of-mp3.com
  12. misshacker.com
  13. trendmusik.com
  14. abmp3.com
  15. katalogmp3.info
  16. mp3bear.com
  17. mp3downloadlagu.com
  18. freedownloadmp3.com
  19. dewamp3.com
  20. plasamusic.com


Senin, 14 Mei 2012

Aksi Lempar Sandal Warnai Kunjungan Prabowo di Ponorogo


PONOROGO - Acara silaturahmi akbar bakal calon presiden 2014, Prabowo Subianto yang digelar di alun-alun Ponorogo, Jawa Timur nyaris ricuh, Minggu (13/5/2012).
Puluhan ribu orang yang memadati ruang panggung utama, terlibat aksi saling lempar sandal, sejak awal hingga berakhirnya acara. Bahkan, diujung acara seusai Prabowo meninggalkan panggung utama, massa sempat terlibat aksi kejar-kejaran.
Tidak hanya master of ceremoni (MC) yang berusaha menenangkan massa menggunakan pengeras, MC dari orkes dangdut yang didatangkan dari Surabaya juga melerai massa agar tenang.
Namun, massa yang terus saling lempar tidak bisa menenangkan diri dan semakin memanas, saat Prabowo meninggalkan lokasi acara.
Aksi massa yang nyaris baku hantam, berhenti setelah sejumlah pasukan Polres Ponorogo yang berseragam maupun tidak berseragam, masuk ke arena kerumuman massa dan membubarkannya.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, sempat menenangkan massa menggunakan pengeras suara. Menurutnya, yang berusaha membuat gaduh dan ricuh dengan melempar sandal, adalah antek-antek koruptor.
"Awas satu dua penyusup di tengah kerumunan itu adalah antek-antek koruptor, yang tak pernah berharap adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Antek-antek koruptor itu cecunguk-cecunguk yang menyusup," terang Prabowo sambil menunjuk ke arah massa yang dianggapnya perusuh.
Teriakan Prabowo bukan tanp alasan. Sebab, massa yang saling lempar sandal dan meneriakkan yel-yel pembelaan kelompoknya, tidak pernah tenang.
Padahal, saat itu sedang memasuki acara puncak, yakni sambutan dan pidato Prabowo, di panggung utama.
"Apa sudah tidak ingin perubahan? Apakah sekarang sekolah gampang (mudah)? Dan apakah sekarang sudah makmur semuanya? Bukan kah yang datang ke sini ingin perubahan, ingin sekolah mudah, serta ingin kemakmuran. Insya Allah, jika Gerindra menang, semua keinginan masyarakat akan kami kelola dengan baik," tutur Prabowo berusaha meredakan emosi massa.
Prabowo menambahkan, saat ini rakyat memiliki kekuasaan penuh. Namun, kekuasaan dapat digunakan sesuai keinginan masyarakat, jika tidak salah memilih dalam Pemilu 2014 mendatang.
Menurutnya, satu suara salah memilih pada 2014, akan berujung pada penderitaan selama lima tahun ke depan.
"Jangan sampai salah memilih. Jangan sampai Anda mau dibohongi dan dicurangi lagi. Kami tak mau Indonesia menjadi negara buruh, negara yang tidak mandiri. Kami sudah siapkan konsep menjadi negara yang kuat dan mandiri secara ekonomi, dan membuat sejahtera rakyatnya," papar Prabowo.
Saat Prabowo turun panggung di tengah-tengah kerumunan, massa sempat tenang dan memberikan jalan. Namun, seusai Prabowo dan rombongan meninggalkan lokasi, justru terjadi lagi aksi saling lempar sandal dan saling kejar-kejaran.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, menyambut kedatangan Prabowo.
"Semoga di tahun 2014 nanti, Pak Prabowo yang memiliki niat dan cita-cita besar dengan mewaujudkan keinginannya dengan mendirikan Partai Gerindra, bisa terpilih," kata Gus Ipul. ( TRIBUNNEWS.COM)